Rabu, 25 Juli 2012

MECHA 2


MECHA 2

Penguasa Langit Api, Fairus : Ryuma..!!

“baiklah…disini saja cukup.”kata kakekku setelah kami sampai di bawah pohon yang amat rindang di halaman belakang kami.
                “hm… tempat yang cocok…disini juga ada kolam ikan…”ujar baltimore sambil mengeluarkan alat pancingan dari tas punggungnya yang selalu ia bawa…
                ‘TAKKK..!!’ suara jitakan kakekku itu amat keras menghantam kepala baltimore.
                “disini dilarang memancing..!!kau tau itu hah?dasar gurita…!!”kata kakekku
                “aduh..duh..duh..apa-apaan sih kau?dasar burung hantu tua..!!”balasnya sambil memegang kepalanya yang lumayan besar bengkaknya. Yah, tua-tua begitu-pun kakekku adalah seorang prajurit dan juga punya roh mecha wind : wise owl yang merupakan roh mecha yang paling bijak diantara roh mecha lainnya.
                “ ada apa kakek membawaku ke sini kek?” tanyaku penasaran
                “yah…kau akan latihan memanggil roh dan menjadi shaman di sini.”kata kakekku.
                “shaman?apa itu kek?”
                “shaman adalah orang yang dapat mengendalikan dan bergabung dengan roh mecha dan menjadikannya pelindung kita, seperti aku dan octopust…”jelas baltimore dengan bangganya. Ia tersenyum, namun yang tampak putih hanyalah giginya saja.
                “jadi…aku akan menjadi seorang yang dapat mengendalikan roh mecha?”
                “betul cucuku…tapi akan lebih sulit latihan yang akan kuberikan kepadamu mengingat roh yang bersemayam di dalam dirimu adalah roh mecha fairus…roh api, yang memiliki kesempurnaan ability…”
                “roh fairus…”gumamku.
                Kucoba mengingat kembali kejadian hari itu. Namun yang teringat hanya waktu sebelum pandanganku menjadi hitam dan setelah aku bangun dari pingsanku.
                “saat ini kau akan kuajari pertama kali untuk mengadakan perjanjian dengan roh yang ada di dalam dirimu.”kata kakekku.”petama-tama kau harus memurnikan fikiranmu, bermeditasi dan picingkanlah matamu. Kemudian tujulah cahaya yang kau yakini cahaya itu baik untukmu.”. kulakukan apa yang diperintahkan oleh kakek.
Aku mulai bersemedi dan menutup mataku. Kulihat di ujung sana ada sebuah cahaya putih dan merah, yang saling memanggilku. Kuingat perkataan kakek untuk menuju ke cahaya yang menurutku baik untukku. Namu ada yang aneh, cahaya yang berwarna putih tiba-tiba mendekatiku dan lama-lama semakin terang…
                Di dalam fikiranku kini seluruhnya berwarna putih terang, kulihat seluruh tubuhku lengkap tanpa luka sedikitpun. Aku sedikit heran..karena sebelumnya tanganku terkena luka bakar…
                “satotz…”terdengar sebuah suara memanggilku.
                “siapa itu?”jawabku tanpa gentar.
                “hahaha…kau memang pantas satotz, kau memang pantas menjadi shamanku…”kata suara itu.
                Tiba-tiba di hadapanku muncul sebuah bola api kecil kemudian tiba-tiba membesar dan membentuk sosok mecha berwarna merah yang diselimuti api dengan sayap yang besar serta pedang besar dan perisai yang terbuat dari api. Aku mulai takut dibuatnya.
                “si..si..siapa kau?” aku sudah ketakutan.
                “kau takut satotz?kau ragu?”katanya
                “jawab saja…!!siapa kau?kenapa ada dalam pikiranku?”
                “pikiran-mu?kau pikir ini di pikiranmu?hahaha…bukan satotz..ini adalah alam roh…kau sudah berhasil menyebranginya…”jelasnya.
                “aku berada di alam roh…apa aku sudah mati!!??jawab aku!!”
                “kau belum mati…hanya arwahmu yang ke sini…tapi kau belum mati…”
                “hah…untunglah..tapi apa maumu?”tanyaku.
                Makhluk itu mulai menyarungkan pedang ke sarung pedang yang ada di pinggangnya. Anehnya, pedang besar itu langsung menjadi seukuran katana saat dimasukkan ke sarung pedangnya. Sungguh aneh menurutku..
                “hm…tampaknya tuan zelioda telah salah memilihkan pasangan shaman-ku.”gumamnya dengan wajah tampak kesal. Tiba-tiba terdengar suara yang lain dari cahaya hijau yang tiba-tiba muncul di samping kiri-ku.
                “bukankah kau sendiri yang memilihnya sebagai shamanmu?lalu kenapa sekarang kau yang malah mengeluh?”katanya.
                “diam kau hawk…kau juga aneh…kenapa mau-maunya depasangkan dengan seorang anak pendiam yang sombong dan cuek itu hah?”bela mecha api itu.
                “tungu…tunggu sebentar…apa-apaan ini?kalian bicara apa?aku benar-benar tidak mengerti…kalian sedang apa disini dan apa yang kalian inginkan dariku!!??”tanyaku lantang.
                “baiklah…”jawab cahaya hijau yang kemudian berubah menjadi mecha berwarna hijau yang berpenampilan seperti ninja di jepang.
                “kami adalah utusan dari tuan penguasa roh mecha dan sekaligus merupakan roh mecha terkuat yaitu tuan zelioda.”katanya.
                “aku tidak kenal.”kataku.
                “huh…dia tidak akan mengerti banyak…lebih baik langsung saja…”kata mecha api yang tiba-tiba mendekat dihadapanku.
                “aku di utus oleh ayahmu.”
                ‘deg..!!’ seluruh tubuhku terkejut dan jiwaku sendiri tidak percaya akan apa yang dikatakannya. ‘AYAH MASIH HIDUP…!!’
                “dimana ayahku?dimana?dimana ayahku?”aku sangat senang mendengarnya.
                “ayahmu sat ini sedang berada di suatu tempat yang sangat indah dan sedang mempersiapkan diri untuk melawan Zega Erkimnos. Ayahmu adalah pemimpin yang sangat hebat.” Ujar sang mecha hijau yang kurasa namanya adalah hawk…
                “yah…aku malas menagkuinya…tapi memang kami 6 warriors diperintahkan olehnya untuk mencari anak-anak yang menurut kami dapat mengendalikan kami dan mengalahkan Zega Erkimnos.” Kata mecha fairus tersebut.
                “ tapi tampaknya tidak etis kalau aku tidak memperkenalkan diriku sendiri…” katanya.
                “perkenalkan… aku Roh Mecha Fairus : Ryuma, salam kenal.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar